Langsung ke konten
Jumat, 02 Oktober 2026 Portal Berita Terkini & Terpercaya
Berhasil!
Bolmong

Mantan Bupati Bolmong Gagal Jadi Caleg, Hanya Dapat 16 Suara

Bolaang Mongondow - Mantan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) periode 2011-2016, Hj Salihi Mokodongan, gagal menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmong, Sulawesi Utara, dalam Pemilu 2024.

Salihi yang maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN) di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Bolmong, hanya mampu meraih 16 suara dari total 40.000-an suara yang masuk.

Salihi tidak mampu bersaing dengan empat caleg petahana yang berhasil mendapatkan kursi di Dapil 1 Bolmong, yaitu Tonny Tumbelaka dari Partai Demokrat, Supandri Damogalad dari Partai Golkar, Sukron Mamonto dari Partai NasDem, dan Sultan dari Partai Gerindra. Keempat caleg petahana tersebut masing-masing memperoleh lebih dari 3.000 suara.

Hasil ini menunjukkan bahwa status mantan bupati tidak menjamin seorang caleg memenangi Pemilu 2024.

Salihi yang pernah memimpin Bolmong selama lima tahun, ternyata tidak memiliki basis pemilih yang kuat di daerahnya sendiri.

Salihi juga tidak mendapat dukungan penuh dari partainya, PAN, yang hanya mendapat satu kursi di DPRD Bolmong dari Dapil 2.

Salihi mengaku kecewa dengan hasil Pemilu 2024. Ia mengatakan bahwa ia sudah berusaha maksimal untuk berkomunikasi dengan masyarakat dan menyampaikan visi misinya sebagai caleg.

Namun, ia mengakui bahwa ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan pemilih, seperti popularitas, elektabilitas, dan kinerja caleg petahana.

“Saya menghormati keputusan rakyat Bolmong. Saya juga mengucapkan selamat kepada caleg yang terpilih. Saya berharap mereka bisa menjalankan amanah rakyat dengan baik dan membawa kemajuan untuk Bolmong,” ujar Salihi.

Salihi menambahkan bahwa ia tidak akan menyerah untuk terus berkontribusi bagi pembangunan Bolmong.

Ia mengatakan bahwa ia masih memiliki banyak pengalaman dan jaringan yang bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat.

Ia juga tidak menutup kemungkinan untuk kembali mencalonkan diri sebagai caleg atau bahkan bupati di masa depan.

“Saya masih punya semangat untuk berpolitik dan berbakti kepada daerah. Saya akan terus belajar dari kegagalan ini dan mempersiapkan diri untuk kesempatan berikutnya. Saya yakin bahwa Tuhan akan memberikan jalan terbaik bagi saya dan Bolmong,” tutur Salihi. ***

R

Kontributor SuaraBogani.com — menyajikan berita terkini, akurat, dan berimbang untuk masyarakat Indonesia.